Alhamdulillah, dengan semangat baru, rapat perdana pengurus DKM As Salam terlaksana, Ahad 8 Juni 2014, jam 19:30 s/d jam 21:00
Senin, 09 Juni 2014
Minggu, 08 Juni 2014
Haflah (perayaan) Wisuda & Kelulusan 2014 TK SBB Qur'ani
Berikut Haflah Wisuda dan Kelulusan KB dan TK SBB Qurani Angkatan ke-7
Ahad, 8 Juni 2014 pukul 08:00 s/d 11:00 WIB, Alhamdulillah KB dan TK SBB Qurani pimpinan Ust. Abdullah Zein SPd. telah meluluskan hingga Angkatan ke-7. Semoga acara rutin tahunan ini selalu berjalan dengan sukses, dan melahirkan lulusan-lulusan yang cerdas, sholeh dan sholeha.
Ahad, 8 Juni 2014 pukul 08:00 s/d 11:00 WIB, Alhamdulillah KB dan TK SBB Qurani pimpinan Ust. Abdullah Zein SPd. telah meluluskan hingga Angkatan ke-7. Semoga acara rutin tahunan ini selalu berjalan dengan sukses, dan melahirkan lulusan-lulusan yang cerdas, sholeh dan sholeha.
Senin, 02 Juni 2014
Pengurus DKM periode 2014 - 2017
Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT, akhirnya pengurus DKM baru periode 2014-2017, telah terpilih, pada hari Sabtu 31 Mei 2014 (Ba'da Sholat Isya s/d 22:00 WIB), adapun AD / ART DKM As Salaam sudah dibuat oleh kepengurusan lama, walau masih berupa draft, mudah-mudahan, AD / ART tersebut dapat membantu kepengurusan selanjutnya, terimakasih banyak kepada Bapak / Ibu yang telah menyempatkan hadir, semoga langkah kita demi memakmurkan masjid As Salaam, menjadikan kita selalu Istiqomah dijalan Allah, berikut hasil pemilihan pengurus DKM :
1. Ketua DKM : Bpk. Abdullah Zein
2. Sekretaris : Bpk. Taufik Shaleh
3. Bendahara : Bpk. Kusnadi
1. Ketua DKM : Bpk. Abdullah Zein
2. Sekretaris : Bpk. Taufik Shaleh
3. Bendahara : Bpk. Kusnadi
Selasa, 22 April 2014
Notulen Rapat Pengurus dan Dewan Penasihat DKM As Salaam
Alhamdulillah, rapat Pengurus dan Dewan Penasihat DKM As Salam, Ahad 20 April 2014, jam 20:00 s/d 22:00 WIB berjalan lancar, walau tidak dapat dihadiri oleh Dewan Penasihat DKM As Salaam, dikarenakan kesibukan. Berikut Notulen Rapat dan Daftar Hadir.
Senin, 07 April 2014
Tak Terasa
Waktu terus berjalan, dari musim ke musim, hari berganti minggu, minggu berganti bulan, bulan berganti tahun, yang awalnya kita masuk GPG1 dengan 1 anak, kini tambah dengan dua anak, yang awalnya, anak kita, kita ajak sholat berjamaah di mesjid dengan digendong, kini anak kita sudah bisa main jauh dari rumah. Yang awalnya kita menempati rumah di GPG1 hanya dengan membawa satu unit motor, kini bertambah jadi dua unit motor, satu untuk suami bekerja, satu untuk istri mengantar anak sekolah, yang awalnya tidak punya mobil, kini karena kebutuhan kita punya mobil. Yang awalnya, saat jumlah warga sedikit, kita saling erat satu sama lain, dalam memperingati "tahun baruan", kini ke-eratan itu hampir punah. Yang awalnya kita kompak mengadakan 17-an, kini 17-an sudah tiada (karena jatuh di bulan Puasa, hehe), yang awalnya ibu-ibu semangat mengadakan lomba tumpeng, kini sudah tak semangat lagi. yang awalnya kita bergotong royong bersama mebangun mesjid, kini setelah mesjid berdiri, kita seolah susah bertemu satu sama lain di mesjid yang kita bangun bersama, bahkan disaat sholat lima waktu.
Rumah kita, lingkungan kita, tidak semakin bertambah luas, tapi penghuninya semakin bertambah, dibutuhkan kesabaran dan kearifan untuk selalu dapat mengelola lingkungan kita yang warganya semakin bertambah, kendaraan semakin banyak, mobil motor.
Tak terasa sudah lama kita di GPG1, ada yang sudah 7 dan 8 tahun. Berikut salah satu contoh peristiwa yang tak terasa sudah kita lewati, Pemilihan Pengurus RT, tak terasa sudah dua periode kepengurusan RT, dari awalnya periode pak Abdullah Zein dkk, sampai periode pak Reza.
Alhamdullillah, semua kejadian, semua acara, semua kegiatan yang berhubungan dengan Perumahan tercinta kita, semua dapat kita dokumentasikan. Semoga Blog yang saya buat dan update ini, dapat bermanfaat, dan mengobati rasa kangen kita akan masa-masa lalu kita.
Kurang lebihnya saya mohon maaf, bila ada kata-kata dalam penyampaian yang tidak berkenan.
Rumah kita, lingkungan kita, tidak semakin bertambah luas, tapi penghuninya semakin bertambah, dibutuhkan kesabaran dan kearifan untuk selalu dapat mengelola lingkungan kita yang warganya semakin bertambah, kendaraan semakin banyak, mobil motor.
Tak terasa sudah lama kita di GPG1, ada yang sudah 7 dan 8 tahun. Berikut salah satu contoh peristiwa yang tak terasa sudah kita lewati, Pemilihan Pengurus RT, tak terasa sudah dua periode kepengurusan RT, dari awalnya periode pak Abdullah Zein dkk, sampai periode pak Reza.
Alhamdullillah, semua kejadian, semua acara, semua kegiatan yang berhubungan dengan Perumahan tercinta kita, semua dapat kita dokumentasikan. Semoga Blog yang saya buat dan update ini, dapat bermanfaat, dan mengobati rasa kangen kita akan masa-masa lalu kita.
Kurang lebihnya saya mohon maaf, bila ada kata-kata dalam penyampaian yang tidak berkenan.
Kamis, 13 Maret 2014
Anak-anak GPG 1
Merenungi Perkembangan Anak-anak GPG1
(khusus anak laki-laki)
Masih ingat jaman kita dahulu, dimana saat menjelang adzan
Maghrib tiba, anak-anak (baik anak laki-laki, maupun anak perempuan) telah
bersiap untuk melaksanakan sholat Maghrib yang disambung dengan mengaji, di
mesjid ataupun di musholla. Lengkap dengan sarung dan kopiahnya.
Dari situ bisa kita lihat mesjid, musholla ramai dengan
anak-anak yang sholat dan mengaji. Tetapi belakangan ini, tradisi itu sudah
hampir hilang, dimana saat menjelang Maghrib, ada anak-anak yang masih bermain,
tapi ada juga yang sudah siap untuk melaksanakan sholat Maghrib (walau saat ini
jarang sekali kita lihat anak-anak menyandang sarung mereka dan kopiah). Tapi
Alhamdulillah bagi anak-anak yang mengaji sudah tergantikan dengan seragam
ngaji mereka (ada putih-hijau dan ada seragam biru-biru), walau tetap tanpa
sarung dan kopiah. Semoga mereka bangga dan terbiasa memakai busana Muslim, dan menjadi kewajiban mengenakan busana Muslimah. Jangan kalah dengan Pemda DKI, yang mewajibkan pegawainya mengenakan busana daerah ditiap minggunya.
Kalau kita bicara anak usia SMP dan SLA, keberadaan mereka di
Mesjid masih kalah jumlah dengan anak-anak usia SD, bahkan TK dan Play Group.
Dimana mereka saat menjelang sholat Maghrib...?
Mungkin masih dalam perjalanan pulang (entah dari sekolah
atau main), mungkin masih asyik dengan group “Bikers”-nya, atau pula masih
asyik dengan HP mereka (FB-an, BBM-an, Whatsapp-an, dll). Entah apa yang ada
dalam pikiran mereka, motor bagus-bagus dengan suara knalpot yang halus, mereka
ubah dengan suara yang menggelegar, istilah mereka “knalpot racing”, suara
klakson yang sudah sesuai dengan peruntukkannya untuk sepeda motor, mereka
ganti dengan suara klakson mobil, bahkan mereka beri tambahan dengan sirine
ambulance.
Subhanallah, ini menjadi tanggung jawab kita semua, agar
generasi kita, khususnya anak-anak GPG, menjadi generasi yang baik, yang kelak
akan menggantikan kita.
Semoga apa yang telah diusahakan oleh Bapak-bapak (tanpa menyebut nama), untuk mengumpulkan
mereka dan membimbingnya, dapat terus dilanjutkan, walau kadang banyak hambatan.
Sekedar merenung.
Untuk Kita Renungi Bersama (keberadaan anak di mesjid)
DIBUTUHKAN ! MASJID RAMAH ANAK
by bendri jaisyurrahman (@ajobendri)
Disadur dan di edit dari berbagai media
1| Saya ingin berbagi
pengalaman kawan saya yang berjuang agar anak2 punya hak utk berada di dalam masjid
2| Sudah bukan menjadi
rahasia lagi betapa kadang kehadiran anak2 tidak begitu diharapkan di dalam masjid
3| Anak2 dianggap
pengganggu kekhusyukan dalam beribadah. Sehingga bahkan ada masjid yg terang2an
menulis larangan anak masuk masjid
4| Bahkan ada orang
dewasa yg tak segan2 menghardik & mengancam mereka jika bermain dan
bercanda. Masjid pun menjadi tempat yg menyeramkan
5| Anak2 pun mencari tempat
alternatif hiburan.Pilihannya playstation & game online. Permainan
mnyenangkan. Penjaganya pun menyambut ramah
6| Akhirnya pihak
masjid pun susah mencari kader remaja masjid. Banyak remaja yg menolak, sebab
waktu kecil selalu dimusuhi saat di masjid
7| Sifat Allah yg Maha
Rahman tak muncul dalam perilaku sebagian pengurus masjid yg galak dan suka
bentak anak saat berada di masjid
8| Anak2 lebih
mengenal Allah yg Mahakeras siksanya dibandingkan Maha RahimNya. Sebab mereka
banyak dihukum dan dimarahi jika bermain2 di masjid
9| Pun jika ada anak
yg sungguh2 ibadah. Ternyata banyak mereka yg tak layak ada di shaf depan.
Padahal mereka datang sejak awal.
10| Padahal hak ada di
shaff depan adalah yg datang duluan, bukan berdasarkan usia
11| Kadang saat sholat
jumat pun, khatib lupa menyapa anak2. Lebih fokus kepada jamaah dewasa. Anak2
dianggap warga kelas dua.
12| Masjid sebagai
pusat display agama, seharusnya menjadi tempat utk mengajarkan hakikat islam
sesungguhnya : kasih sayang dan keramahan
13| Tidak berminatnya
remaja saat ini terhadap Islam, sebagian besar krn trauma di masa kecil akan
tampilan islam khususnya di masjid
14| Masjid kalah
bersaing dengan mall, warnet dan tempat permainan lain dimana penjaganya ramah
dan murah senyum.
15| Banyak jamaah
berebut menjalankan sunah di masjid. Lupa akan sunah yang lain yang diajarkan
rasul : memuliakan anak2
16| Sungguh indah saat
rasul membawa cucunya, Umamah dan Husain ke masjid. Digembirakan mereka dengan
digendong seraya bermain di masjid
17| Demi memuaskan Husain
bermain di masjid, Rasul melamakan sujudnya agar ia puas menungganginya seperti
kuda. Tak memarahinya.
18| Sahabat menduga
lamanya sujud akibat datangnya wahyu. Mereka salah. Rasul menyengajakannya
supaya anak2 puas bermain di masjid
19| Kisah2 Rasul yg
memuliakan anak di masjid mngkn jarang terdengar atau sengaja dilupakan sebagian
orang. Padahal mereka mengaku pencinta rasul
20| Alhamdulillah stlh
banyak dialog dgn pengurus masjid yg melarang anak2, akhirnya ada jg yg
tercerahkan meski awalnya marah2 #masjid
21| Bahkan ada yg
berinisiatif membuat ruang bermain bg anak2 serta menyediakan pampers bagi
anak2 #masjid
22| Biarlah anak betah
bermain di masjid daripada memilih bermaih di tempat lain yg menjauhkan mereka
dr agama. #masjid
23| Jk sudah merasa
nyaman di masjid. Barulah buat peraturan. Kpn harus bermain dan kapan harus
ibadah. Mereka tentu bisa menerima #masjid
24| Indahnya jk anak2
saat waktu luang, izin ke ortunya untuk pergi ke mesjid. Berlama2 disana.
Masjid pun ramai. #masjid
25| Orang dewasa lain
yg malas ke masjid pun jadi bergairah melihat masjid yg ramai. Jadilah setiap
masyarakat memakmurkan #masjid
26| Jk masjid ramai,
mk tak ada lagi yg ribut dgn konser lady gaga. Sebab masyarakat sepakat
menolak. Mrk semua hatinya terpaut ke #masjid
27| Jd dr skrng, mari
buat masjid sbg tempat yg nyaman, ramah, bersih dan menyenangkan bagi anak2.
Kelak mereka yg akan memakmurkan #masjid
28| Jk sudah
terlanjur, bikin iklan ke warnet2 dan gameonline, bahwa masjid skrng punya
tempat bermain. Niscaya warnet sepi #masjid
29| Mudah2an ada pengurus
masjid yang membaca artikel ini dan memulai gerakan ajak anak ke masjid. Saya berdoa
semoga terwujud. Amiin
Langganan:
Postingan (Atom)































